Buah musiman dipetik matang pohon, langsung dari kebun di lereng Merapi

Buah musiman

Tentang

Kebun, keluarga, dan tanahnya

Dari Halaman Rumah Jadi Kebun yang Hidup

Pak Warno menanam pohon mangga pertama tahun 2002 di tanah warisan keluarga, awalnya hanya untuk kebutuhan sendiri. Tetangga mulai minta, minta jadi beli, beli jadi langganan — dan kebun tumbuh dari sana.

Sekarang Bu Ratna, anaknya, yang mengatur panen dan warung kebun. Tanahnya sama, caranya sama: tidak ada pematik buatan, tidak ada pohon yang dipaksa berbuah di luar musimnya.

Keranjang buah segar di warung kebun

Keluarga Kebun

Orang yang Merawat Pohon-pohon Ini

Pak Warno, penanam pertama

Pak Warno

Penanam Pertama

Bu Ratna, pengatur kebun

Bu Ratna

Pengatur Panen & Warung

Kegiatan di kebun

Cara Kami Bekerja

Standar yang Dipegang sejak 2002

Panen Pagi

Buah dipetik subuh saat udaranya masih dingin dan buah paling segar.

Sortir Manual

Setiap keranjang disortir tangan. Yang lecet dijual murah di warung.

Sisa Jadi Olahan

Buah yang tidak laku jadi manisan dan sirup, bukan dibuang.

Mampir, Kalau Cuma Lewat

Warung kebun ada di pinggir jalan utama. Berhenti sebentar, pulang bawa buah.

Rute & Jam Buka